Proses Tinjauan Rekan Sejawat
Jurnal Fitofarmaka Indonesia (JFFI) hanya menerbitkan naskah yang disusun sesuai dengan pedoman penulisan dan template JFFI. Semua naskah yang dikirimkan akan melalui proses double-blind peer review.
Setiap naskah akan terlebih dahulu dibaca oleh anggota dewan editorial sesuai dengan bidang keahliannya dan akan diseleksi oleh Managing Editor untuk memastikan bahwa naskah memenuhi kriteria dasar publikasi JFFI. Selanjutnya, naskah akan dikirim kepada reviewer yang memiliki pengalaman dalam melakukan penelaahan naskah atau yang memiliki bidang keahlian yang relevan dengan topik penelitian.
JFFI menggunakan formulir penilaian reviewer untuk memastikan bahwa setiap naskah ditinjau berdasarkan kriteria penilaian yang sama. Setelah proses penelaahan selesai, dewan editor akan mengambil keputusan berdasarkan komentar dan rekomendasi dari reviewer.
Reviewer menilai naskah berdasarkan beberapa aspek utama, yaitu:
-
Orisinalitas penelitian
-
Kejelasan penyajian
-
Kontribusi terhadap bidang ilmu
Keputusan editorial dalam JFFI terdiri dari empat kategori, yaitu:
-
Diterima tanpa revisi
-
Diterima dengan revisi minor (penulis diminta melakukan perbaikan dalam waktu yang telah ditentukan)
-
Diterima dengan revisi mayor (penulis diminta melakukan perbaikan dalam waktu yang telah ditentukan)
-
Ditolak (umumnya karena naskah tidak sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal, memiliki masalah teknis yang signifikan, atau kurang jelas dalam penyajiannya)
Untuk memastikan keaslian naskah, Dewan Editor JFFI melakukan pemeriksaan plagiarisme menggunakan perangkat lunak Turnitin. Apabila ditemukan tingkat plagiarisme lebih dari 30%, maka naskah akan langsung ditolak.
















